zmedia

Siklus Bull Run & Bear Market: Cara Membaca Pergerakan Pasar Crypto

Assalamu Alaikum sahabat Multi. Selamat Beraktivitas, Semoga hari ini dan hari kedepan segala yang sahabat Multi harapkan dapat terkabul. Salam hangat juga kepada sahabat Multi yang beda keyakinan dengan penulis. Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas dan membahas mengenai Siklus Bull Run & Bear Market: Cara Membaca Pergerakan Pasar Crypto secara tuntas, lengkap, mudah dipahami, dan aman untuk pemula.



Dunia crypto tidak bergerak secara acak. Seluruh pergerakan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan altcoin bukan hanya karena “ramai di media sosial” atau “sentimen market”. Ada siklus alami pasar yang sudah terjadi berulang sejak pertama kali crypto diperdagangkan secara publik. Siklus ini terbagi menjadi dua fase besar: Bull Run (harga naik agresif) dan Bear Market (harga turun panjang). Investor pemula biasanya masuk saat euforia, dan keluar saat panik. Sedangkan investor yang paham siklus justru memanfaatkan gelombang pasar untuk memperoleh profit jangka panjang secara konsisten tanpa gambling.

Artikel ini akan membimbing kamu langkah demi langkah bagaimana memahami dan membaca siklus pasar crypto, kapan saat terbaik masuk (buy), kapan keluar (take profit), kapan berhenti dan menunggu (hold), sampai bagaimana mengatur modal supaya selamat saat market sedang menyerang psikologis kita habis-habisan.

Apa Itu Bull Run dalam Crypto?

Bull Run adalah fase ketika harga crypto naik secara agresif dalam kurun waktu yang relatif panjang. Pada masa ini, permintaan lebih tinggi dari penawaran. Investor baru masuk berbondong-bondong, berita positif viral, influencer ramai membahas crypto, brand besar mulai mengadopsi blockchain, dan harga seolah-olah tidak punya batas atas.

Ciri-Ciri Bull Run

  • Harga naik bertahap kemudian eksponensial
  • Proyek baru bermunculan dengan cepat
  • Berita media mainstream mulai meliput crypto
  • Investor baru FOMO dan berani beli di harga puncak
  • Fear of Missing Out mendominasi psikologis pasar

Analogi sederhananya: bull run seperti musim panen raya. Siapa pun yang menanam (membeli) jauh sebelum panen akan menuai hasil besar. Tapi yang baru datang ketika panen hampir selesai biasanya hanya dapat sisa.

Apa Itu Bear Market dalam Crypto?

Bear Market adalah fase ketika harga crypto turun panjang, volume perdagangan turun, minat publik melemah, dan media ramai memberitakan “crypto sudah berakhir”. Pada fase ini, panik dan keputusasaan menggantikan euforia. Banyak pemula menjual di harga rugi karena merasa crypto tidak akan bangkit lagi.

Ciri-Ciri Bear Market

  • Harga terus turun berbulan-bulan bahkan tahunan
  • Proyek lemah tumbang, hanya coin fundamental bertahan
  • Media menyebarkan narasi negatif
  • Volume investor baru turun drastis
  • Hanya investor bermental kuat dan berstrategi yang bertahan

Analogi sederhananya: bear market seperti musim paceklik. Banyak orang berhenti bertani (investasi), tetapi yang tetap menanam di masa paceklik justru panen paling besar saat musim panen berikutnya datang.

Tabel Siklus Bull Run & Bear Market (Versi Mudah Dipahami)

Fase Ciri Utama Strategi Terbaik
Bull Run Awal Kenaikan pelan tapi stabil Beli bertahap (DCA) + akumulasi
Bull Run Puncak Euforia tinggi & media ramai Take profit bertahap
Bear Market Awal Harga mulai turun tajam Jangan panik jual, tahan cash
Bear Market Dalam Market sepi & negatif Akumulasi murah coin fundamental

Bagaimana Cara Membaca Siklus Pasar Crypto Agar Tidak Salah Langkah?

Membaca pasar bukan soal ramalan—tapi soal pola. Pola terkuat crypto didorong oleh beberapa faktor:

  • Bitcoin halving (~ setiap 4 tahun)
  • Pertumbuhan adopsi institusi
  • Kekuatan ekonomi global
  • Sentimen investor retail

Panduan singkat membaca siklus:

Jika media mulai memberitakan “crypto sudah mati” → akumulasi.
Jika media mulai memberitakan “crypto bikin kaya cepat” → distribusi (jual).

Inilah strategi paling banyak dilakukan investor besar (smart money). Mereka bukan beli saat tren viral, tetapi sebelum viral.

Strategi Masuk dan Keluar Pasar Tanpa Takut Salah Timing

Daripada menebak puncak dan dasar harga (yang sangat sulit), gunakan metode paling stabil:

  • DCA (Dollar Cost Averaging): beli sedikit tapi rutin
  • Take Profit bertahap: jual 10–15% per kenaikan
  • Tahan modal cash untuk peluang harga diskon di bear market

Ingat kalimat ini baik-baik:

Kamu tidak harus membeli di harga termurah. Kamu hanya perlu membeli sebelum orang lain sadar potensinya.

1. Pelajari Dasarnya

Pahami dulu apa itu wallet, exchange, blockchain, gas fee, private key, dan stablecoin.

2. Pilih Exchange Terpercaya

Di Indonesia, exchange legal di antaranya: Indodax, Tokocrypto, Pintu dan Binance

Untuk memudahkan kamu memulai, kamu bisa daftar Indodax melalui tombol di bawah ini:

Daftar Indodax Sekarang

Cara Bertahan dan Tetap Profit di Bear Market

  • Pilih 5–7 coin fundamental (BTC – ETH – BNB – SOL – AVAX – ADA – Layer 2)
  • Hindari coin meme saat market bearish
  • Tahan posisi — jangan panic sell karena berita
  • Jangan gunakan uang kebutuhan hidup untuk trading
  • Manfaatkan staking, airdrop, dan passive income crypto

Bear market bukan waktu untuk jadi kaya cepat, tapi waktu untuk menanam pohon kekayaan.

Penutup – Cara Membaca Pergerakan Pasar Adalah Kunci Profit Konsisten

Kemenangan investor bukan ditentukan oleh keberuntungan, tapi oleh pemahaman siklus pasar. Bull Run dan Bear Market datang silih berganti. Siapa yang panik saat harga turun hanya akan menjadi “likuiditas” bagi investor yang sabar.

Kuasai siklus → kuasai profit jangka panjang.

Jangan lupa pantau web MultiTECH untuk insight crypto terbaru, analisa coin potensial, strategi cuan mingguan, dan panduan bisnis digital berikutnya.

Kamu juga bisa tinggalkan komentar di bawah untuk request topik crypto atau bisnis digital lain yang ingin kamu pelajari.

Referensi

  • CoinMarketCap – Market Cycle History
  • CoinGecko – Bitcoin Halving Data
  • Nasdaq Blockchain Insight
  • Binance Academy – Market Psychology

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk edukasi dan bukan ajakan investasi atau ajakan membeli aset crypto tertentu. Crypto memiliki risiko dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca.

Terima kasih kepada seluruh pembaca setia MultiTECH. Silakan share tulisan ini jika menurut Anda bermanfaat kepada siapa pun yang membutuhkan.

Wassalamu Alaikum sahabat Multi.

Posting Komentar untuk "Siklus Bull Run & Bear Market: Cara Membaca Pergerakan Pasar Crypto"